Laman

Analisis Jaringan

Secara umum, analisis jaringan merupakan metode analisis yang dapat memberikan informasi atau gambaran kepada pihak manajemen dalam sebuah perencanaan kegiatan agar dapat dilakukannya pengawasan dan pengendalian produksi.

Konsep analisis jaringan pertama kali dikembangkan oleh sebuah perusahaan jasa konsultan Boaz, Allen, dan Hamilton, yang disusun untuk perusahaan pesawat terbang Lockheed.

kebutuhan untuk penyusunan jaringan ini sangatlah penting, karena diperlukan koordinasi dan pengurutan kegiatan yang bersifat kompleks sehingga dicapai rencana kegiatan yang sistematis dan efisien.

seiring perkembangan zaman, banyak sekali perusahaan - perusahaan yang menggunakan konsep ini sehingga muncul metode - metode baru yang berkembang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Namun, metode yang paling umum digunakan adalah:

1.PERT (Program Evaluation and Review Technique )
Pert dikembangkan oleh Angkatan Laut Amerika dalam pengelolaan Program peluru kendali Polaris, yang dirancang untuk membantu scheduling (pendjawalan) agar perencanaan dan pengawasan semua kegiatan dapat dilakukan secara sistematis sehingga efisiensi kerja tercapai.


2.CPM (Critical Path Method)
pada tahun 1950 oleh DuPont Corporation mengembangkan metode ini, pada waktu yang hampir bersamaan dengan berkembangnya metode PERT.



KEUNTUNGAN ANALISIS JARINGAN

Dengan mengambarkan jaringan (diagram network) kegiatan proses produksi, pihak manajemen akan memperoleh manfaat, antara lain :
1.Memperoleh logika ketergantungan atau logika kegiatan proses produksi.
2.Dapat menmgetahui bahaya akan keterlambatan dari proses produksi.
3.Dapat dilihat kemungkinan perubahan jalur kegiatan produksi yang lebih baik atau lebih ekonomis.
4.Dapat dipelajari kemungkinan percepatan dari salah satu atau beberapa jalur kegiatan.
5.Dapat diketahui batas waktu penyelesaian keseluruhan proses produksi.





sumber: wikipedia
0 Responses